Ilmu Itu Sesuai Dengan Tingkat Kejujuran
Table of Contents
Orang yang mempermainkan kalimat "in syaa Allah" atau diucapkan namun hanya untuk dijadikan sebagai lipstik islami saja itu tidak akan berilmu.
Orang yang bermuka dua, penjilat dan tukang menumbalkan muslim yang lain itu tidak akan berilmu.Orang yang durhaka kepada orangtuanya khususnya ibunya itu tidak akan berilmu.
Tukang fitnah, pendusta, tukang hasud dan tukang adu domba itu tidak akan berilmu.
Karena ilmu agama itu cahaya, Allah tidak akan memberikannya kepada orang yang hati dan lisannya gelap serta rusak.
مرتبة فهم الدين بحسب صدق لسانه
"Tingkatan pemahaman (keilmuan) agama seorang itu sesuai dengan tingkat kejujuran lisannya."
Bagaimana jika ada orang yang lisannya itu rusak, tukang fitnah, tukang dusta, tukang hasud, tukang adu domba dan bermuka dua itu bisa menjadi da'i?.
Dia itu tidak disebut orang yang berilmu, hanya memiliki wawasan saja, dan pengajarannya itu tidak lah menghasilkan apa-apa kecuali hanya kerusakan seperti lisannya.
•┈┈➖•◈◉✹❒📖❒✹◉◈•➖┈┈•
•┈┈➖•◈◉✹❒📖❒✹◉◈•➖┈┈•
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.




Posting Komentar