Janganlah Engkau Tunda Kesempatan Kebaikan, Meskipun Satu Detik!

Table of Contents


Sering kita mendengar bahwa kesempatan tidak datang dua kali, namun sayangnya hanya sekedar mendengar saja, tanpa paham kandungannya yang dalam.

Banyak kita mendengar seorang anak menyesal ketika bapak atau ibunya telah meninggal dunia, lalu dia berucap: "coba ya dulu saya pulang dari perantuan mengurusi orangtua dan berbakti kepada keduanya sampai mereka wafat, sungguh aku merugi!, buat apa aku jauh-jauh merantau, namun ketika orangtua sakaratul maut tidak ada di sampingnya untuk mentalkinnya (membimbing mengucapkan: لا إله إلا الله)."

Sudah telat bro, lo kemana aja dulu, dan ingatlah bahwa perilakumu kepada orangtuamu akan Allah balas dengan anak keturunanmu sesuai dengan perlakuanmu kepada orangtuamu!.

Ada orang yang benar-benar sayang kepadamu dengan memberikan nasihat agama kepadamu, mengingatkan dan menegur janjimu, meluruskan kesalahanmu dan berbagai kebaikan ilmunya untukmu, namun engkau malah menjauh dan menghindar. Dan ketika orang tersebut pindah jauh dari tempat tinggalmu, barulah engkau sadar dan menyesal, lalu engkau berucap: "coba ya dulu saya menuntut ilmu setiap hari kepada ustadz itu dan banyak mengambil faidah dari beliau itu, sungguh aku merugi dan ingin sekali terulang belajar kepadanya!."

Sudah telat bro, lo kemana aja, dan ingatlah bahwa ilmu dan waktu itu lebih berharga, dan ketahuilah bahwa Allah itu memberikanmu kesempatan sangat besar, dengan adanya orang yang berilmu tidak jauh dari rumahmu, namun engkau angkuh dan enggan tunduk dengan kemuliaan ilmu.!

Ketika sebuah nasihat datang kepada kita, baik melalui nasihat secara langsung, atau dengan wasilah membaca artikel, atau wasilah dengan poster dakwah, atau wasilah dengan video dan audio nasihat dakwah, maka hal itu bukanlah kebetulan, namun itu adalah jawaban doamu setiap hari dengan membaca surat Al-Fatihah ayat ke 6 yang artinya: "Ya Allah, tunjukanlah kami jalan yang lurus!."

Manakala engkau merasa baper dan tertusuk dengan isi nasihat yang datang kepadamu tersebut, maka bersyukurlah, jangan malah marah dan membenci kepada orang yang menyampaikan nasihat tersebut, karena yang membuat baper dan menusuk isi nasihatnya ke hatimu itu adalah Allah sendiri, bukan da'i atau orang yang memberikanmu nasihat atau teguran!.

Program khusus bahasa arab telah dibuka dan engkau sudah membaca poster, postingan atau videonya, bahkan engkau sudah bertanya ke adminnya dan bahkan ada yang sudah mengisi pendaftaran, namun ketika admin mengingatkan pendaftaran atau janjinya "in syaa Allah akan segera selesaikan pendaftarannya", namun hanya dibaca dan diam saja seribu bahasa, bahkan berkilah mencari-cari alasan ketika ditanya bagaimana kelanjutan pendaftaran yang telah dilakukan, padahal Allah aslinya itu sudah memberikan kesempatan kepadamu untuk berubah lebih baik, lebih berilmu dan lebih mulia dari sebelumnya.

Ingatlah wahai saudaraku muslim dan muslimah, bahwa poster, postingan atau video program khusus bahasa arab yang engkau sudah dapatkan itu bukan kebetulan lewat begitu saja, namun Allah itu sedang memberikan kesempatan kebaikan untuk segera diambil, dan juga informasi pendaftaran yang engkau telah engkau dapatkan itu aslinya hasil doamu di dalam sholatmu setiap hari, yaitu engkau membaca surat Al-Fatihah khususnya ayat ke 6:

{ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَ ٰ⁠طَ ٱلۡمُسۡتَقِیمَ}

"Ya Allah, tunjukanlah kami jalan yang lurus." (QS. Al-Fatihah: 6)

Setiap hari engkau berdoa kepada Allah Ta'ala dengan membaca ayat diatas, namun ketika Dia mengabulkan permintaanmu, engkau malah menghindar dan kabur.

Engkau yang minta, namun engkau juga yang nolak, aneh!.

Ketika Allah memberikan kita kesempatan untuk berubah lebih baik dalam hal ilmu, iman, akhlak dan muamalah, dan engkau tidak mau mengambil dan bahkan ada yang malah menghindar darinya dengan mencari berbagai alasan dan pembenaran, maka Dia Jalla wa 'Alla akan mencabut kesempatan kebaikan itu darimu dan engkau merugi, dan Dia akan memberikan kebaikan itu kepada hamba yang lain yang segera mengambil kesempatan kebaikan tersebut tanpa menundanya meskipun satu detik.

Kholid bin Ma'dan rahimullah berkata:

إذا فتح لأحدكم باب من أبواب الخير فليسرع عليه، فإنه لا يدري متى يغلق

"Jika sebuah pintu dari pintu-pintu kebaikan telah dibukakan untuk kalian, maka segeralah memasukinya, karena tidak ada yang tahu kapan kesempatan itu akan ditutup (hilang)."

Semoga Allah memberikan pemahaman kepada kita semua, untuk segera mengambil kesempatan kebaikan tanpa ada penundaan meskipun satu detik, jika Allah telah memberikan tanda-tandanya. آمين

Yuk, gercep jika ada kesempatan kebaikan datang kepada anda, karena bisa jadi itu adalah kesempatan terakhir yang Allah berikan kepada anda!.

                                           و الله ولي التوفيق

            •┈┈➖•◈◉✹❒📖❒✹◉◈•➖┈┈•
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

Posting Komentar