Kenapa Ilmu, Iman, Keberanian Dan Akhlak Para Sahabat Itu Luar Biasa?

Table of Contents


Ketika kita mempelajari kehidupan mereka (dengan belajar siroh), maka kita merasa tidak ada seujung jaripun mirip kepada mereka.

Mereka berani untuk membela Nabi, baik dengan hartanya, waktunya, bahkan nyawa mereka siap dikorban demi bisa menjaga Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dengan sebab apa mereka bisa seperti itu?.

Dengan sebab, para sahabat telah mengabarkan kepada kita semua dan menceritakan kondisi mereka, bagaimana mereka mendapatkan iman yang begitu luar biasa?.

Para sahabat mengabarkan tentang kondisi mereka dalam mendapatkan iman yang luar biasa: 

تعلمنا الإيمان قبل القرآن

"Kami dahulu (para sahabat) di zaman masih ABG, kita lebih sibuk belajar iman dibandingkan Al-Qur'an."

ثم تعلمنا القرآن فازددنا إيمانا

"Setelah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menganggap iman kami ini sudah cukup, maka dilanjutkan belajar Al-Qur'an, dan setelah masuk belajar Al-Qur'an dengan membacanya dan mentadabburinya maka bertambahlah keimananan kami dan bertambah tebal lah iman kami" (HR. Ibnu Mâjah, dishahihkan Imam Al-Bani)

Tidak seperti zaman kita sekarang!.

Yang apa?.

Di dalam hadits yang sama yaitu dari lanjutan hadits sebelumnya yang sudah disebutkan di awal yaitu:

وإنكم اليوم 

"Sesungguhnya kalian pada hari ini (diarahkan untuk kita yang hidup di zaman ini)."

Yaitu apa?.

تتعلمون القرآن قبل الإيمان

"Kalian lebih sibuk mempelajari Al-Qur'an sebelum belajar iman." (HR. Ibnu Mâjah, dishahihkan Imam Al-Bani).

Lebih sibuk mempelajari Al-Qur'an, bagaimana makhorijul hurufnya, bagaimana ininya dan itunya?, akan tetapi ketika belajar kaitan iman hati kalian tidak bergetar, kenapa?.

Ya karena, salah prioritas, salah skala prioritas!.

Inilah pentingnya kita menuntut ilmu sesuai tuntunan dan bimbingan para ulama.

Para ulama di Lajnah Daimah menyebutkan bahwa aqidah dan manhaj itu tidak ada bedanya, yaitu aqidah adalah manhaj, dan manhaj adalah aqidah, tidak dipisahkan.

Ketika seorang disebut aqidahnya benar pasti manhajnya benar, yaitu cara atau metodeloginya untuk menjalankan agama ini benar.

Iman seseorang itu disebut benar, jika mengikuti cara dan tahapan belajar iman dan Al-Qur'annya sebagaimana yang dicontohkan para sahabat radhiallahu 'anhum.

Lalu bagaimana cara mendapatkan ilmu, iman, akhlak dan keberaniannya para sahabat di zaman ini?.

Dengan jalan menempuh urutan dan tahapannya sama yang mereka kerjakan dan prioritaskan. Dan kita harus belajar iman dengan da'i yang rabbani, dalam semua pembelajarannya berkaitan dengan iman, meskipun misal sedang membahas bahasa arab, fiqh, dan lain sebagainya, tetap iman sebagai prioritas utama dalam KBM.

Di mana ada program pembelajaran seperti itu?.

Alhamdulillah sudah ada dan telah banyak yang merasakan manfaatnya, yaitu Bakat Academy.

Semoga nasihat yang sederhana ini bisa bermanfaat untuk kaum muslimin dimana pun berada. آمين 

•┈┈➖•◈◉✹❒📖❒✹◉◈•➖┈┈•

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

Posting Komentar