Nampak Bercadar, Namun Masih Digoda Laki-laki Nakal Dan Bahkan Kemasukan Jin?

Table of Contents


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اَلْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ ، وَإِنَّهَا إِذَا خَرَجَتْ مِنْ بَيْتِهَا اِسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ، وَإِنَّهَا لاَتَكُوْنُ أَقْرَبَ إِلَى اللهِ مِنْهَا فِيْ قَعْرِ بَيْتِهَا

"Wanita itu aurat, jika ia keluar dari rumahnya maka setan mengikutinya. Dan tidaklah ia lebih dekat kepada Allah (ketika shalat) melainkan di dalam rumahnya." (HR. At-Thabrani, Tirmidzi)

Tujuan berhijab itu agar wanita terhindar dari godaan laki-laki kurang ajar, terlebih wanita tersebut sudah mengenakan cadar.

Cercaan, cacian, hinaan  hal yang sudah sunnatullah akan didapatkan oleh wanita yang mengenakan jilbab syar'i apalagi bercadar, namun akan terdengar aneh jika wanita yang bercadar sampai digoda oleh laki-laki yang tak baik, bahkan ada wanita bercadar sering digangu dan kesurupan jin.

Wahai saudariku, tentulah ada kesalahan yang ada pada dirimu atau pendidikan suamimu, diantaranya:

1. Bercadar, namun masih bersolek ketika keluar rumah.

2. Bercadar, namun masih hobi selfie, lalu dishare ke status WA dan medsosmu.

3. Bercadar, namun kerudungnya masih membentuk punuk onta.

5. Bercadar, namun kerudung dan gamisnya masih suka (rewel) yang ada renda atau bordir (dengan alasan sudah biasa), padahal pakaian ini dibolehkan hanya untuk wanita yang belum baligh.

6. Bercadar, namun mengenakan minyak wangi.

7. Bercadar, namun mengenakan warna yang berbeda antara gamis, cadar dan kerudungnya.

8. Bercadar, namun masih suka menghibah dan adu domba.

9. Bercadar, namun menganggap bahwa cadar seperti masker (buka tutup cadar).

9. Bercadar, namun dengan kain tipis.

10. Bercadar, namun masih mengenakan pakaian yang berwarna cerah.

11. Bercadar, namun tak mengenakan kaos kaki keluar rumah, dengan alasan dekat (ini talbis iblis).

Wahai saudariku, ingatlah bahwa bercadar adalah ibadah, maka siapkan terlebih dahulu ilmumu dan mentalmu, jangan hanya ikut-ikutan lingkungan atau teman-temanmu!. Karena jika dibangun dengan melihat banyaknya orang, maka itu adalah pondasi yang sangat rapuh.

Jangan sekali-kali bercadar dengan alasan sambil belajar, ini jelas kekeliruan yang sangat nyata!. Karena tidak ada contoh dari para salaf, dan itu termasuk jalan syaithon untuk menjebak para muslimah.

Karena Al Imam Al-Bukhari Rahimahullah berkata:

                                  العلم قبل القول و العمل

"Berilmu terlebih dahulu sebelum berkata dan beramal."

Inilah manhaj salaf ilmu adalah pondasi yang pokok sebelum berkata atau pun beramal, bukan berkata atau beramal lalu cari pembenarannya.

Wahai saudariku, semoga jawaban ini bisa mencerahkan permasalah anti dimanapun berada.

Dan lebih penting lagi, jangan hadiri kajian yang da'inya berani berfatwa; "nggak apa-apa (buka tutup cadar), sambil belajar" atau masuk dan bergaul dalam komunitas kajian yang rusak dan yang hanya sibuk mujammalah di hadapan manusia, namun banyak kepalsuan, bawa-bawa nama embel-embel tauhid dan sunnah, akan tetapi faktanya hanya jargon doang!.

                                             و الله ولي التوفيق

           •┈┈➖•◈◉✹❒📖❒✹◉◈•➖┈┈•

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

1 komentar

Comment Author Avatar
Minggu, 19 Januari 2025 pukul 10.54.00 WIB Delete
Jazakallahu khairan katsiran nasihat ustadz,,,sangat mengena sekali nasihatnya,,