Salah Satu Sebab Terbesar Sulitnya Engkau Menerima Ilmu Dengan Baik

Table of Contents


Zaman sekarang jika tidak memiliki WA tak wajar, katanya lho!

Jika sudah memiliki WA belum lengkap jika belum masuk banyak group. Ini lah salah satu sebab banyak ikut group WA yang saling share dan tidak ada ustadz aslinya yang membimbing dan membinanya, dan dia seharusnya hanya menjadi penyimak dan penuntut ilmu saja jika joint group WA yang dibimbing ustadz asli, jangan merasa sudah berilmu. Namun sayangnya yang seperti ini malah sedikit yang ikutan, malah senangnya joint group WA yang terbuka seakan semua anggota group berilmu dengan saling posting, padahal sering artikelnya belum dibaca semua, poster dakwahnya belum dipahami dengan baik dan videonya belum disimak sampai akhir, ajaib banget pokoknya dah. Hanya ngelihat judulnya doang yang dijadikan sebab dirinya langsung share nasihat Islam ke banyak group WA, fb, dan lain sebagainya, gimana ilmunya mau naik dan berkualitas?.

Dan jika mau ikutan group WA hanya untuk para ustadz terkenal saja.

Ditambahkan lagi memiliki banyak akun dari facebook, twitter, line, instagram, tiktok, x, dan lain sebagainya, sehingga penglihatan, pendengaran, otak dan hati itu sudah lelah dan penuh dengan berbagai aktivitas informasi dan postingan dari berbagai macam medsos.

Ketika akan belajar?, ya gitu dah hanya sisa-sisanya saja, yaitu sisa tenaga, pikiran, pendengaran, penglihatan dan hati, lalu ingin hasil maximal?.

Yang benar saja!, jika semua yang dimiliki dicurahkan saja dapatnya sedikit, apalagi sisa-sisanya doang.

Kurangilah akun medsosmu, dan kurangilah joint group WA yang terbuka dan yang tidak ada ustadz asli di dalamnya, hanya modal copasan doang!.

Tidak ada ulama dan ustadz yang terlalu sibuk dengan medsos, karena medsos itu nongkrong online, tak perlu kemana-mana, tapi bisa kemana-mana.

Engkau tidak akan katro dengan medsosmu sedikit!.


             •┈┈➖•◈◉✹❒📖❒✹◉◈•➖┈┈•

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

Posting Komentar