Hukum Berkilah
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah pernah ditanyai : "Bila sebagian orang dilarang melakukan suatu perbuatan yang menyelisihi syari'at atau adab Islami, mereka selalu berkilah (mencari pembenaran) dengan mengatakan: "tapi kebanyakan orang-orang melakukan seperti ini."
Beliau rahimahullah menjawab: "ini bukanlah hujjah berdasarkan firman Allah Ta'ala":
وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ
"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang dimuka bumi ini, maka mereka itu pasti akan menyesatkanmu dari jalan-Nya." (QS. Al-An'am: 116)
Dan Allah Ta'ala berfirman:
وَمَا أَكْثَرُ النَّاسِ وَلَوْ حَرَصْتَ بِمُؤْمِنِينَ
"Dan sebahagian besar manusia tidak akan beriman meskipun kamu sangat menginginkannya." (QS. Yusuf: 103)
Akan tetapi yang menjadi hujjah (standar) adalah apa yang difirmankan Allah tersebut atau pun apa yang disabdakan Rasul-Nya serta amalan para Salafush shalih.(Majmu' Fatawa Wa Rasa'il Fadhilatisy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin , Juz.III, hal.138)
•┈┈➖•◈◉✹❒📖❒✹◉◈•➖┈┈•
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين




Posting Komentar