Siapakah Da'i Yang Keras?

Table of Contents



Lembut itu bukan mengikuti kemauan atau keumuman banyak manusia.

Baik itu bukan yang disebut baik oleh banyak manusia.

Keras itu bukan yang disebut keras oleh sekelompok manusia.

Masih ada saja yang menganggap bahwa si fulan lembut, baik atau keras dengan sebab banyak orang yang bersuara.

Orang yang menghalalkan yang Allah dan Nabi-Nya halalkan, maka bukan seorang yang keras.

Orang yang mengharamkan yang Allah dan Nabi-Nya haramkan, maka bukan seorang yang keras.

Orang yang mendudukan manusia sesuai dengan yang Allah dan Nabi-Nya kategorikan, maka bukan seorang yang keras.

Orang yang berbicara sesuai dalil yang benar dan contoh dari para sahabat, maka bukan seorang yang keras.

Asy-Syaikh Al-'Alâmah Muqbil Al-Wâdi'i rahimahullah berkata:

التمسك بالدين فلا يعد تشددا

"Berpegang teguh dengan menjalankan agama sesuai dalil dan pemahaman yang benar, maka bukan disebut sebagai orang yang keras."

Lalu siapakah orang yang keras itu?.

Orang yang mengikuti kebanyakan manusia dan mengikuti hawa nafsunya, dan tidak pandang bulu apakah ia itu da'i, jama'ah kajian atau orang awam, jika tidak sesuai dengan dalil dan contoh para sahabat radhiallahu 'anhum, maka ucapan, sikap dan perbuatannya itu tetap disebut keras, meskipun banyak orang menyebut dirinya sebagai orang yang lembut dan baik.

Posting Komentar